About me

pasuruan, jawa timur, Indonesia
Saya mahasiswa di sebuah fakultas sederhana,pling sering telat klu ngampus

Minggu, Desember 11, 2011

algoritma

BAB 2
∞Klasifikasi bahasa pemograman.

Low level
Middle level
High level
Berorientasi objek

Low level
• Berorientasi pada mesin
• Programmer harus dapat berfikir berdasarkan logika mesin.
• Kurang fleksible
Contoh: assembly
Middle level:
• Menggunakan aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi atau pernyataan.
• Bahasa muda dipahami
• Memiliki intruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh computer.
High level:
• Memilki aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi
• Menggunakan standar bahasa yang dapat dipahami
Contoh: pascal, power basic
Objek oriented.
• Mengandung “kapsul” yang berisi fungsi-fungsi untuk menyelesaikan masalah.
• Programmer cukup memasukan kriteria-kriteria tertentu (yang dikehendaki) untukmenyelesaikan masalah.





Pengolahan data:
1. Tipe data
2. Variable
3. Konstata
4. Operator
5. ekspresi

1 karakter = 1 byte
1 byte = 8 bite

pemilihan tipe data
• sesuaikan dengan jenis data yang akan diambil.
• Sesuaikan dengan kebutuhan memori
Variable:
• Sebutan bagi lokasi memory untuk menyimpan data.
• Hanya dapat menyinpan data dengan tipe tertentu.
• Penyimpanan data baru akan menimpa/menghapus data lama.
• Selama proses berlangsung isi variable bisa berubah – ubah.
Penamaan variable:
1. Diawali dengan huruf kecil.kata berikutnya diawali dengan huruf capital.
2. Tidak mengandung space atau symbol khusus seperti {}[]?.<> kecuali _ (underscore)
3. Lebih dari satu kata harus ditulis dempet.
4. Variable string dan char diakhiri dengan $
Konstanta :
• Sama dengan variable namun peerbedaanya konstanta tidak akan berubah dan tidak boleh dirubah data yang ada di dalamnya.
• Penyimpanan data hanya dilakukan diawal proses.
Penamaan konstanta :
1. Diawali dengan huruf capital. Dan berikutnya pun demikian.
2. Untuk yang lain sama seperti penamaan variable.


Operator :
• Karakter khusus yang digunakan untuk melakukan proses.
• Memerlukan data untuk diproses disebut dengan operant.
• Ada yang bersifat “unary” (butuh 1 operant)
• Ada yang bersifat “binary” (butuh 2 operant)
Operator pun ada beberapa macam diantaranya
- Operator matematika
Contoh: =,+,-,/,*,% (pemberian_nilai,penjumlahan,pengurangan,pembagian,perkalian,modulus(sisa bagi))
- Operator relasi
Contoh : ==,≠,<,>,≤,≥ (persamaan,tdk_sama_dngn,kurang_dari,lebih_dari,kurang_dari_sama,lebih_dari_sama)
- Operator logika
And : logika dan
OR : logika atau






Ekspresi :
- Ekspresi matematika
3*4-5+2/52
Ekspresi ini diselesaikan dengan urutan sebagai berikut:
((3*4)-5)+(2/(52))
(12-5)+(2/25)
7+0,085
=7,085
- Ekspresi relasional
10 == 3  apakah 10 sama dengan 3
10 ≠ 3  apakah 10 tidak sama dengan 3
… (dan seterusnya)
- Ekspresi logika
Cuaca_cerah and jalanan_ramai
- Ekspresi gabungan

X=1 y=2 z=3 a=1 b=2 c=3

(x+y>z) and (a*b3) and (1*2<3) (3>3) and (2<3)
Salah and benar
Salah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar